Publication Ethics

Geneva: Jurnal Teologi dan Misi berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas akademik dan standar etika tertinggi dalam seluruh proses publikasi ilmiah. Kebijakan etika publikasi ini berlaku bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan jurnal, yaitu penulis, editor, dan peninjau (reviewer).

Dalam pelaksanaannya, Jurnal Geneva mengacu pada COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors, yang menekankan transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan profesionalisme dalam pengelolaan jurnal ilmiah.


I. Etika untuk Penulis

1. Orisinalitas dan Plagiarisme

  • Naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan atau sedang diproses di jurnal atau media publikasi lain.

  • Setiap penggunaan gagasan, data, atau kutipan dari karya orang lain harus disertai sitasi dan daftar pustaka yang akurat.

  • Plagiarisme dalam bentuk apa pun, termasuk plagiarisme diri (self-plagiarism) tanpa pengungkapan yang jelas, merupakan pelanggaran serius terhadap etika publikasi dan tidak dapat diterima.

2. Kepengarangan (Authorship)

  • Hanya individu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain penelitian, pengumpulan atau analisis data, serta penulisan naskah yang berhak dicantumkan sebagai penulis.

  • Semua pihak yang memenuhi kriteria kepengarangan harus dicantumkan, dan tidak diperkenankan mencantumkan individu yang tidak berkontribusi secara ilmiah.

  • Penulis korespondensi bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh penulis telah membaca, meninjau, dan menyetujui versi akhir naskah sebelum pengiriman.

3. Pengungkapan Konflik Kepentingan

  • Penulis wajib mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan, baik finansial maupun non-finansial, yang dapat memengaruhi hasil atau interpretasi penelitian.

  • Pengungkapan ini mencakup afiliasi institusional, pendanaan, hibah, kepemilikan saham, atau honorarium.

4. Akurasi Data dan Hasil Penelitian

  • Data dan hasil penelitian harus disajikan secara jujur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

  • Fabrikasi, falsifikasi, atau manipulasi data merupakan pelanggaran etika publikasi.

  • Apabila ditemukan kesalahan signifikan setelah publikasi, penulis berkewajiban segera menginformasikan editor untuk dilakukan koreksi atau penarikan artikel (retraction).

5. Akses dan Retensi Data

  • Penulis dapat diminta menyediakan data mentah untuk keperluan evaluasi editorial.

  • Data penelitian harus disimpan dalam jangka waktu yang wajar setelah publikasi sesuai standar akademik.

6. Pengakuan Sumber Pendanaan

  • Semua sumber pendanaan penelitian dan/atau publikasi wajib dicantumkan secara jelas dalam naskah.


II. Etika untuk Editor

1. Keputusan Publikasi

  • Editor bertanggung jawab penuh atas keputusan penerimaan atau penolakan naskah berdasarkan kualitas ilmiah, orisinalitas, relevansi, serta kontribusinya terhadap bidang teologi dan misi.

  • Keputusan editorial harus bebas dari pengaruh komersial, institusional, atau kepentingan pribadi.

2. Kerahasiaan

  • Editor dan staf editorial wajib menjaga kerahasiaan seluruh informasi terkait naskah yang dikirimkan.

  • Informasi hanya dapat dibagikan kepada pihak yang berwenang dalam proses publikasi.

3. Objektivitas dan Ketidakberpihakan

  • Naskah dievaluasi semata-mata berdasarkan kualitas akademik tanpa diskriminasi atas dasar ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, kebangsaan, atau pandangan politik penulis.

4. Pengelolaan Konflik Kepentingan

  • Editor tidak diperkenankan menggunakan materi yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi tanpa izin tertulis dari penulis.

  • Editor harus mengundurkan diri dari penanganan naskah apabila terdapat konflik kepentingan yang nyata atau potensial.

5. Proses Peninjauan Sejawat

  • Editor memastikan seluruh naskah melalui proses double-blind peer review yang adil, objektif, dan transparan.

  • Peninjau dipilih berdasarkan kompetensi, keahlian, dan relevansi bidang kajian.


III. Etika untuk Peninjau (Reviewer)

1. Kontribusi terhadap Keputusan Editorial

  • Peninjau membantu editor dalam pengambilan keputusan editorial serta memberikan masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas naskah.

2. Kerahasiaan

  • Naskah yang diterima untuk ditinjau bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan atau didiskusikan tanpa izin editor.

3. Objektivitas dan Profesionalisme

  • Penilaian dilakukan secara objektif dan berbasis argumen ilmiah.

  • Kritik personal terhadap penulis tidak diperkenankan.

4. Pengakuan Sumber dan Deteksi Pelanggaran

  • Peninjau wajib mengidentifikasi referensi penting yang belum dikutip.

  • Setiap indikasi plagiarisme, duplikasi, atau tumpang tindih substansial dengan karya lain harus segera dilaporkan kepada editor.

5. Pengungkapan Konflik Kepentingan

  • Peninjau harus menolak penugasan apabila terdapat konflik kepentingan dengan penulis atau institusi terkait.

  • Materi yang belum dipublikasikan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi.


Penutup

Sebagai bagian dari komitmen terhadap COPE’s Best Practice Guidelines for Journal Editors, Geneva: Jurnal Teologi dan Misi berupaya menciptakan proses publikasi yang etis, transparan, dan berintegritas. Seluruh pihak yang terlibat diharapkan memahami dan menaati pedoman ini demi menjaga kualitas ilmiah dan kepercayaan publik terhadap jurnal.